Iklan 336x280

Loading...
Loading...

3 Fakta Djarot Mulai Tak Didengar Anak Buahnya Jelang Lengser dari Jabatan

Loading...
Loading...
GAMBIR -- Masa jabatan Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat segera habis.

Pada 16 Oktober 2017 mendatang Djarot akan melepas jabatannya digantikan Anies - Sandi.
3 Fakta Djarot Mulai Tak Didengar Anak Buahnya Jelang Lengser dari Jabatan

Menjelang pergantian rupanya Djarot sudah tak didengar lagi oleh anak buahnya.

Hal itu terlihat dari sejumlah perintah dan kemarahan Djarot yang tak dIgubris anak-anak buahnya.

Sekretaris Komisi A DPRD DKI Jakarta, Syarif, setuju bahwa Djarot tak lagi didengar oleh anak buahnya jelang lengser.

"Iya memang, banyak instruksi Djarot yang tak lagi digubris," kata Syarif kepada Wartakotalive.com, beberapa waktu lalu.

Inilah 3 fakta Djarot tak lagi didengar anak buahnya jelang lengser :

1. Kemarahan Djarot di Lelang Sekolah Tak Digubris

Badan pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa DKI Jakarta memenangkan PT Murni Konstruksi dalam lelang rehab berat sekolah pada 24 Agustus 2017 lalu.

Djarot sempat marah karena pemenang lelang merupakan perusahaan dari Makassar.

Dia meminta agar BPPBJ DKI mengevaluasi penetapan pemenang lelang.

Tapi Ketua Pokja BPPBJ DKI melawan, Firman memilih tak menggubris ujaran Djarot.

Dia menyebut penetapan pemenang sudah dilakukan berdasarkan mekanisme yang benar.

Akibat ini Firman sempat dipanggil Inspektorat DKI Jakarta.

2. Djarot Wanti-Wanti Lelang Lampu Koridor 13 Dirampungkan, Kini 2 Instansi Justru Ribut sendiri

Berdasarkan informasi Djarot sudah mewanti-wanti ke anak buahnya agar pengadaan penerangan jalan umum (PJU) di koridor 13 Transjakarta dipercepat.

Bahkan dia mendorong agar pemasangan PJU di jalan layang sepanjang 9,3 kilometer itu bisa rampung sebelum maa jabatanya berakhir.

Bukannya cepat-cepat diproses, 2 instansi terkait lelang tersebut, BPPBJ DKI dan Dinas Energi justru sibuk berkelahi.

BPPBJ DKI menetapkan PT Gemavirta Abadi sebagai pemenang sejak bulan Mei 2017.

Tapi pihak Dinas Energi tak juga menandatangani kontrak dengan pemenang lelang.

Berdasarkan informasi Dinas Energi tak setuju PT Gemavirta Abadi jadi pemenang lelang karena menilai pengalamannya minim.

Sekitar 1 bulan kontrak tak juga ditandatangani.

Dinas Energi baru mau tanda tangan kontrak beberapa hari sebelum Idul Fitri 2017.

Setelah media ramai memberitakan, lalu Sekda dan inspektorat ikut mendorong.

Tapi sekitar 1 bulan setelah proyek berjalan, Dinas Energi memutuskan kontrak dengan PT Gemavirta Abadi.

Alasannya perusahaan tersebut gagal memenuhi target pengerjaan yang dibuat sendiri.

Pengerjaan baru 0,36 persen sampai kontrak diputus.

Tak jelas apa yang membuat PT Gemavirta Abadi kesulitan memenuhi kewajibannya.

Setelah sebulan pemutusan kontrak, lelang itu kini mangkrak.

BPPBJ DKI dan Dinas Energi sama-sama diam tak mau melanjutkan menetapkan pemenang baru.

Pemasangan PJU koridor 13 pun jadi tak jelas.

Padahal tender proyek tersebut dijadwalkan mesti rampung pada 15 Desember 2017.

3. Anggaran pengerjaan RPTRA Dihapus Tanpa Sepengetahuan Djarot

Belakangan DPRD DKI jadi bentrok dengan Pemprov DKI akibat anggaran pengerjaan RPTRA yang lenyap dalam Kebijakan Umum Perubahan Anggaran Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUPA-PPAS) 2017.

Djarot mengaku tak tahu soal hilangnya anggaran senilai Rp 250 milliar tersebut untuk beberapa walikota.

Dia tak diberitahu apapun dan baru tahu setelah pembahasan di DPRD berubah jadi keributan.

Sekretaris Komisi A DPRD DKI, Syarif, mengaku sempat menemui Djarot dan Djarot bercerita bahwa tak ada bawahannya yang memberitahu soal penghapusan tersebut.

"Saya kan tak mungkin periksa satu per satu surat," kata Syarif menirukan ucapan Djarot, beberapa waktu lalu.

Diketahui bahwa anggaran itu dihilangkan karena adanya kesalahan nomenklatur sehingga walikota di 5 wilayah DKI tak berani mengeksekusi anggaran tersebut.

Sehingga kemudian diputuskan untuk dihilangkan, tapi tanpa pemberitahuan lebih dulu ke Djarot.(*)

Sumber  :  http://wartakota.tribunnews.com/2017/09/21/3-fakta-djarot-mulai-tak-didengar-anak-buahnya-jelang-lengser-dari-jabatan?page=all

0 Response to "3 Fakta Djarot Mulai Tak Didengar Anak Buahnya Jelang Lengser dari Jabatan"

Posting Komentar

Iklan Tengah Artikel 1